Jumat, 30 Mei 2008

MONUMEN KRESEK

Monumen Kresek
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Langsung ke: navigasi, cari
Monumen Kresek, adalah monumen bersejarah yang merupakan peninggalan dan sebagai saksi atas Peristiwa Madiun. Lokasi peninggalan sejarah dengan luas 2 hektar ini, berada 8 km ke arah timur dari kota Madiun dan terdiri dari monumen dan relief peninggalan sejarah tentang keganasan PKI pada tahun 1948 di Madiun. Adapun fasilitas wisata yang ada di tempat ini, antara lain, pendopo tempat istirahat, taman tanaman langka dan dilengkapi pula areal parkir.

UNIVERSITAS

Institut Teknologi Bandung
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Langsung ke: navigasi, cari
Institut Teknologi Bandung

Motto
In Harmonia Progressio (Latin:"Kemajuan dalam keselarasan")
Didirikan
1920 (1959)
Jenis
Universitas negeri
Rektor
Prof. Djoko Santoso
Lokasi
Bandung, Indonesia
Situs resmi
www.itb.ac.id
Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang berkedudukan di Kota Bandung. ITB didirikan pada tanggal 2 Maret 1959. Saat ini status ITB adalah BHMN (Badan Hukum Milik Negara).
Kampus utama ITB, di sebelah utara kota Bandung, dan bagian kampus lainnya, memiliki luas area 770.000 m².
Asrama mahasiswa, perumahan dosen, dan kantor pusat administrasi tidak terletak di kampus utama namun masih dalam jangkauan yang mudah untuk ditempuh. Fasilitas yang tersedia di kampus di antaranya toko buku, kantor pos, kantin, dan klinik.
Selain ruangan kuliah, laboratorium, bengkel dan studio, ITB memiliki sebuah galeri seni yaitu Galeri Soemardja, fasilitas olah raga, dan sebuah Campus Center. Di dekat kampus juga terdapat Masjid Salman untuk beribadah dan aktivitas keagamaan umat Islam di ITB. Untuk mendukung pelaksanaan aktivitas akademik dan riset, terdapat fasilitas-fasilitas pendukung akademik, dintaranya Perpustakaan Pusat (dengan koleksi sekira 150.000 buku dan 1000 judul jurnal), Sarana Olah Raga Sasana Budaya Ganesha, Pusat Bahasa, Pusat layanan komputer (ComLabs) dan Observatorium Bosscha (salah satu fasilitas dari Kelompok Keahlian Astronomi FMIPA), terletak 11 kilometer di sebelah utara Bandung.
Rektor ITB saat ini adalah Prof. Djoko Santoso (hasil pemilihan pada Bulan Desember 2004 - Januari 2005) untuk periode 2005-2010.
Daftar isi[sembunyikan]
1 Sejarah
2 Fakultas
3 Reputasi
4 Rektor
5 Keluarga Mahasiswa ITB
6 Unit kegiatan mahasiswa
7 Alumni
8 Referensi
9 Pranala luar
9.1 Umum
9.2 Fakultas/departemen/sekolah
9.3 Unit kegiatan mahasiswa
//

[sunting] Sejarah

Aula Barat ITB, bangunan peninggalan masa penjajahan Belanda dengan bentuk atapnya yang khas. Oleh arsitek Henri Maclaine Pont
ITB didirikan pada 1920 dengan nama "Technische Hooge School (THS)" te Bandoeng. ITB juga merupakan tempat di mana presiden Indonesia pertama, Soekarno meraih gelar insinyurnya dalam bidang Teknik Sipil.
Pada masa penjajahan Jepang, THS diubah namanya menjadi "Bandung Kogyo Daigaku (BKD)". Kemudian pada masa kemerdekaan Indonesia, tahun 1945, namanya diubah menjadi "Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bandung". Pada tahun 1946, STT Bandung dipindahkan ke Yogyakarta dan menjadi cikal bakal lahirnya Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada.
Pada tanggal 21 Juni 1946, NICA mendirikan Universiteit Van Indonesie dengan Faculteit van Technische Wetenschap sebagai pengganti STT Bandung. Dan pada 6 Oktober 1947, Faculteit van Exacte Wetenschap berdiri. Ini kemudian menjadi Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Indonesia.
Kemudian pada tanggal 2 Maret 1959, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam secara resmi memisahkan diri menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kini, dengan suplai tahunan pelajar-pelajar Indonesia terbaik, ITB merupakan pusat ilmu sains, teknologi, dan seni terbaik di Indonesia.[rujukan?]
ITB juga mendukung para pelajar dan aktivitas sosial mereka dengan mendukung himpunan mahasiswa yang ada di setiap departemen.

[sunting] Fakultas

Plaza Widya ITB dengan Gunung Tangkuban Perahu di kejauhan, perhatikan bentuk atap khas bangunan di ITB

Bangunan perpustakaan pusat ITB
ITB memiliki 12 fakultas atau sekolah, yaitu:
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Astronomi
Kimia
Matematika
Fisika
Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)
Biologi
Mikrobiologi
Sekolah Farmasi (SF)
Sains dan Teknologi Farmasi
Farmasi Klinik dan Komunitas
Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)
Teknik Metalurgi
Teknik Pertambangan
Teknik Perminyakan
Teknik Geofisika
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
Teknik Geodesi
Teknik Geologi
Meteorologi
Oseanografi
Fakultas Teknologi Industri (FTI)
Teknik Kimia
Teknik Fisika
Teknik Industri
Fakultas Teknik Mesin dan Kedirgantaraan (FTMD)
Teknik Mesin
Teknik Penerbangan
Teknik Material
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
Teknik Elektro
Informatika
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Teknik Sipil
Teknik Lingkungan
Teknik Kelautan
Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
Arsitektur
Perencanaan Wilayah dan Kota
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Seni Rupa Murni
Desain Komunikasi Visual
Desain Interior
Desain Produk
Kriya Seni
Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Manajemen
Fakultas adalah unit pendidikan di ITB yang memiliki setidak-tidaknya 3 program studi tingkat Sarjana, sementara Sekolah adalah unit pendidikan yang hanya memiliki 1 atau 2 program studi tingkat Sarjana. Namun ada kecenderungan beberapa sekolah untuk mempertahankan nama mereka yang sudah baku seperti STEI yang sudah memiliki 8 program kekhususan di tingkat Sarjana, dan SBM yang memiliki 3 program kekhususan di tingkat Sarjana. Baik Fakultas maupun Sekolah masing-masing dipimpin oleh seorang dekan. Perbedaan Fakultas dengan Sekolah di ITB hanyalah sekedar terminologi belaka.

[sunting] Reputasi
ITB adalah salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Dalam sebuah survey internasional yang dirilis oleh Times Higher Education Supplement-Quacquarelli Symonds (THES-QS) pada tanggal 5 Oktober 2006, ITB berada pada peringkat 258. Universitas Indonesia pada survey tersebut berada pada tingkat yang lebih tinggi di posisi 250, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Diponegoro berturut-turut pada posisi 270 dan 495 [1] [2] Universitas-universitas negara tetangga lainnya pada survey yang sama adalah diantaranya National University of Singapore pada posisi ke-19 dan Universiti Kebangsaan Malaysia pada posisi ke-128.[3]

[sunting] Rektor
...
Ir. R. Ukar Bratakusumah (1964-1965)[4]
Toyib Hadiwijaya (1965-...)
Prof. Dr. Doddy A. Tisna Amidjaja (...1975...)
Iskandar Alisyahbana
Djoko Sartono
Prof. Dr. Ir. Arief Suradiyo Sudarsono
Prof. Ir. Wiranto Arismunandar,MSc. (1988-1997)
Prof. Ir. Lilik Hendrajaya, MSc. (1997-2001)
Prof. Ir. Kusmayanto Kadiman, PhD. (2001-2005)
Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, MSc. (2005-2010)

[sunting] Keluarga Mahasiswa ITB
Pemerintah melalui Mendikbud Daoed Joesoef menggulirkan konsep Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan yang lazim disingkat NKK/BKK. Dewan Mahasiswa se-Indonesia dibubarkan dan kemahasiswaan diatur oleh Pembantu Rektor bidang Kemahasiswaan melalui BKK. Mahasiswa menolak dengan keras BKK, dan tetap mengadakan pemilihan Ketua DM. Namun setiap Ketua DM terpilih, malam itu juga surat ancaman DO sampai. Akibatnya tidak ada yang bersedia menjadi Ketua DM. Akhirnya mahasiswa ITB memutuskan membubarkan Dewan Mahasiswa dan membekukan KM ITB. Kemudian didirikan Badan Koordinasi (BAKOR) untuk mengkoordinasikan pergerakan. Sementara cita-cita KM ITB diamanatkan kepada Himpunan-Himpunan sebagai kantung-kantung gerakan, dengan konsekuensi, kaderisasi ada di tingkat himpunan.
Ada mayat terbaring tak ada dayaTak ada bisa, tak ada sapaManusia itu dulu pemegang segalaKakinya adalah hempasan petani tuaTanggannya adalah dendam pahlawan bangsaMatanya adalah ketakutan rakyat jelataMahasiswa menjerit atas nama demokrasiMahasiswa menjerit akan sakit hatiPolitikus rakus merunduk di bawahnyaYang diam tak sanggup menahan bencanaAda pernah terjadi di masanyaHari ini dia diamHari ini habis sudah peluru, belati, bambu runcing dan pisau gerigiIa mayat yang terbaringManusia itu kini bukan siapa-siapaKakinya adalah penuntunnya menuju pintu IllahiTanggannya adalah pembicara hati nuraniMatanya adalah ketakutannya sendiriRakyat kini maju sendiriSejarah hanyalah pencatat yang setiaSejarah hanyalah pendengar yang berwibawaAku, kamu dan kita...Adalah demokrasi yang sebenarnyaHari ini bendera sang saka setengah tiangBukan karena setengah hatiTapi karena tlah berjuang setengah mati.------------ --------- --------- --------- --------- --------- -Tanti-saja.Batavia, 150208

Jumat, 07 Maret 2008

Salam Perkenalan

Lam kenal yah semua.....
Perkenalkan nama saya Moch. Taufik Ghibran
Panggil saja aku ghibran
Aku sekolah di SMA Negeri 3 Tasikmalaya
Baru kelas 10
Hobiku adalah membaca lho
Aku tinggal di Manonjaya
Buat Bu Widya salam aza yach....