Jumat, 30 Mei 2008

Ada mayat terbaring tak ada dayaTak ada bisa, tak ada sapaManusia itu dulu pemegang segalaKakinya adalah hempasan petani tuaTanggannya adalah dendam pahlawan bangsaMatanya adalah ketakutan rakyat jelataMahasiswa menjerit atas nama demokrasiMahasiswa menjerit akan sakit hatiPolitikus rakus merunduk di bawahnyaYang diam tak sanggup menahan bencanaAda pernah terjadi di masanyaHari ini dia diamHari ini habis sudah peluru, belati, bambu runcing dan pisau gerigiIa mayat yang terbaringManusia itu kini bukan siapa-siapaKakinya adalah penuntunnya menuju pintu IllahiTanggannya adalah pembicara hati nuraniMatanya adalah ketakutannya sendiriRakyat kini maju sendiriSejarah hanyalah pencatat yang setiaSejarah hanyalah pendengar yang berwibawaAku, kamu dan kita...Adalah demokrasi yang sebenarnyaHari ini bendera sang saka setengah tiangBukan karena setengah hatiTapi karena tlah berjuang setengah mati.------------ --------- --------- --------- --------- --------- -Tanti-saja.Batavia, 150208

Tidak ada komentar: